Thursday, 11 September 2014

Setara.

If you read this post that means you can read so well. 

Sedang dibingungkan dengan sistem yang berbelit-belit dan tidak ringkas sedangkan daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi persyaratan sistem tersebut. Yang bisa dilakukan hanya sabar menunggu waktu yang tepat untuk melancarkan serangan demi serangan supaya bisa terbebas dari ikatan tanggung jawab.

Man, it's like living in hell.

Tenang sejenak mendengar suara Syd Barrett di album awal Pink Floyd sambil menyaksikan perubahan dari terang menuju ke gelap, ya di tengah suasana yang kelabu ini marilah sejenak menarik diri dari kesibukan pikiran. Untuk sejenak kita mengisi pikiran dengan hal-hal yang menyejukkan hati. Kebahagian yang otentik dan orisinal adalah dunia yang hanya ada dalam pikiran kita, sebuah ide yang sempurna adalah milik kita. 


Siksaan yang paling terasa adalah siksaan visual. Masuk ke dalam otak lebih cepat dan akan lebih sulit untuk dihlangkan. Menyerang hal tak kasat mata yang mungkin akan melumpuhkan kemampuan untuk bersaing memperebutkan oksigen dengan manusia lain. Manusia semakin banyak.

Iri hati dan dengki adalah pembunuh. Membunuh rasa kemanusiaan. Membunuh batin dan kesadaran sosial. Membunuh perasaan akan kebutuhan. Meyakinkan jiwa akan nafsu keinginan dan melebarkan ruang nafsu seluas samudera tak berbatas yang pada akhirnya memicu tindakan irasional. 

Related Articles

0 komentar: