Thursday, 21 April 2016

Diringkas Sekejab

Singkat cerita...


Memasuki masa-masa di mana kita mulai merasa waktu berjalan begitu cepat. Sangat cepat. Kejenuhan mulai merasuki kulit dan daging. Sumpah serapah mulai keluar dari dalam mulut di balik helm.
Sedih dan sendiri.
Mari kita menyepi dan memutar siang menjadi malam lalu malam menjadi siang. Aku dan kamu adalah dua kutub kehidupan yang berusaha menyatu menciptakan dunia baru yang lahir dari dendam bukan cinta. Kabut pembakaran karbon kota Jakarta menyelimuti malam dan percakapan khas menguap dalam pengapnya ruangan bercampur bau keringat dan rokok. Mulut-mulut berbau alkohol murahan tertawa dalam keriangan buatan. Kebohongan,kebanggaan akan sikap amoral,kebenaran yang dipaksakan, semua berkumpul menjadi satu.
Ringkasan kehidupanku dalam sekejab.
Aku yang iri hati terhadap dompet mereka yang jauh lebih tebal berisi uang dibandingkan dengan aku yang tebal penuh kartu nama para penipu.
Aku adalah kelingking dari seorang raksasa.
Bagian dari sistem kuno.
Berbicara sendiri aku di sini. Bukan untuk kalian dan bukan untuk kita. Untuk aku sendiri.

Related Articles

0 komentar: