Showing posts with label god. Show all posts
Showing posts with label god. Show all posts
,

Kisah Gw Sekarang Ini

August 03, 2011 Samuel Yudhistira
Yihaaa... Liburan masih sebulan lagi, sekarang lagi bulan puasa... BTW... "Selamat berpuasa to all my muslim fellas!" Semoga lancar selalu dan ibadahnya diterima.. (AMEEN!).

Gw kebetulan bukan Islam jadi gw gak puasa, folks! :D

Semuanya serba sepi selama bulan puasa kalo gw perhatiin: jalanan pada sepi, tukang makanan gak ada yang buka siang-siang,sekolah juga ada yang pulang cepet, tapi semuanya itu berubah ketika bedug maghrib berkumandang. Beeeh! Bakalan rame banget!

Ada yang unik kalo misalkan kita lagi ada di jalan menjelang maghrib. Ketika jalanan lagi macet tiba-tiba maghrib berkumandang secara spontan pengendara mobil menepi berbarengan. Cara menepinya juga ekstrem, langsung selonong boy kagak pake permisi. Gw aja kadang-kadang heran kenapa orang bisa sampe segitunya menepi buat berbuka. Setidaknya gw tahu satu hal: "Bayangkan diri anda berada pada posisi orang-orang tersebut," paling tidak itulah yang gw tanamkan di hati gw jadinya gw bisa mengerti alasan mereka melakukan tindakan tersebut.

Selama liburan yang panjang ini gw mengisi waktu gw dengan membaca buaanyaaak buku. Ntar buku-bukunya gw review nanti deh soalnya banyak bener, takut gak muat kalo gw posting di mari. Kemarin juga habis nonton Harry Potter yang terakhir dan pendapat singkat gw adalah: Mending lo pada baca novelnya dulu, asli banyak banget yang berbeda sama di film."

Walaupun memang efek-efek yang ditawarkan (terutama versi 3D) lumayan gokil sih.

Lanjut...

Senin kemarin The Chronograph latihan perdana di bulan puasa, dan kabar lumayan cihuy nih, ada beberapa lagu baru yang berhasil diciptakan walaupun kita terpaksa latihan bertiga lagi (si Aris masih di Semarang) dan 2 personil lainnya puasa (cuman gw yang kagak!) tapi dengan semangat rock 'n roll kita bertiga tetap bersemangaaat! YEAY! Makin lama pun gw semakin mengarahkan musik ke arah Grunge/Indie-Rock entah kenapa beberapa riff terbaru kita lebih menonjol ke sana :D

Kabar bagus lainnya datang dari kampus gw dan nilai gw. NILAI GW NAIK, BUNG! Yeay! Lumayan, walaupun semester kemarin nilai gw babak belur tapi akhirnya di semester ini GPA gw naik lumayan drastis dan menyentuh angka tiga koma sekian.

Semakin semangat aje gw jadinya belajar! Asssoooyyyy!

Dan satu hal lagi, untuk pertama kalinya Erico bassistnya The Chronograph menciptakan sebuah lirik yang maknanya mantap nian! Dalem bangeeett! Gw aja pas baca hanya bisa berkata, "DAMN, makan apa ini anak??!!"

Lirik yang bercerita tentang perasaan hati ini (anjrit, ENGGAK banget ini bahasanya) gw beri judul "Dirty Dead Fountain", berhubung yang satu ini bukan ciptaan gw jadinya gw gak boleh share sembarangan, takutnya yang punya baca ntar gw diomelin. BTW, ini orang berencana juga menjadi seorang DJ lho! All the best for you my big brother!

Anri juga gak mau kalah nampaknya turut menyumbangkan riff yang ribet banget, asli gw aja ampe kaget drummer unik ini bisa nyiptain riff gitar yang lumayan ribet sampe gw kadang masih suka salah maininnya. Belom berlirik apalagi berjudul jadinya gw diberi tugas buat bikin lirik untuk mengisi riff yang agak Punk ini.

Well folks! Mungkin sekian yang bisa gw share tentang kehidupan gw sekarang ini, lagi agak males posting soalnya sibuk baca buku gw-nya, hehehe...

Mungkin habis gw baca tumpukan buku berhalaman lebih dari 1000 dan berhuruf kecil-kecil tersebut gw bakalan bikin reviewnya, yahh mungkin aja elo-elo pade pengen ikutan mendalami ilmu filsafat dan materialisme, tapi siap-siap dicap atheist yahh! hehehe


NOTE: Gw pernah tuh dituding atheist ato anti-christ lantaran baca buku-buku kya begitu dan sifat gw yang terlalu rock 'n roll. Kadang orang terlalu cepat menuding tanpa tahu "isi" yang sebenarnya.

Contohnya aja waktu gw ada ibadah pemuda di gereja gw. Waktu itu yang jadi pembawa renungan ngasih pertanyaan ke kita semua tentang apa itu Tuhan. Masing-masing dapet giliran buat ngejawab tentang "apa itu Tuhan bagi kita?" versi masing-masing.

Ketika giliran gw datang, tiba-tiba seorang senior gw bilang, "Kalau kamu menganggap Tuhan itu gak ada, kamu boleh bilang begitu di depan yang lain, daripada kamu bicara manis tentang Tuhan tapi hati kamu menganggap Tuhan itu tidak ada,"

WOW! Spontan semua orang di ruangan pada ngeliatin gw yang kala itu mengenakan kaos bergambar The Strokes, celana jeans bolong dan gak pake risleting (serius!), dan sepatu "Converse" jebol.

Itu bukan yang pertama gw dicap demikian, ntar lama-lama jadi stereotip tentang diri gw. Waktu itu pernah gw "menghilang" dari gereja gw dan baru masuk waktu akhir bulan, pas gw nongol tiba-tiba temen gw negor gw, "Woi, anti-christ, apa kabar lo?"

WOW! Apakah efek 2 minggu tidak ke gereja menjadikan anda seorang anti kristus?

GOKIL! So, pesan moril yang bisa gw sampaikan adalah: "Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya!"


,

Anti Provokasi Itu Nama Kami

April 22, 2010 Samuel Yudhistira
Kebingunan gw berawal dari sebuah blog tolol yang menjelek-jelekkan agama lain dengan mengatasnamakan agama lain serta mengikutsertakan nama sebuah sekolah swasta beserta guru dan kepala sekolah.


Gw rasa itu tindakan yang cukup gila,gak berotak,dan tidak mempunyai dasar yang jelas. Apa elo" semua yang saling hina agama di sono kagak mikir pake akal sehat?


Palingan Entu Orang cuman cari sensasi!! Gag lebih!

Jadi sebaiknya sebagai pengguna internet kita harus lebih wise dalam menanggapi sesuatu. Dan sebaiknya gak usahlah menggunakan media internet ini sebagai ajang untuk menjelek-jelekkan agama orang lain.

Seperti yang gw kutip dari blog mahakampret tersebut, penulisnya malahan menyertakan sebuah doa kepada Tuhan (entah siapa tuhannya... yang jelas dalam Kristen doa itu gak boleh untuk sebuah tujuan jahat) agar blog tersebut dapat menjadi sebuah ajakan kepada seluruh umat Kristen/Katolik untuk menghabisi suatu golongan agama tertentu (dalam kasus ini Islam).Dan penulis juga menyertakan nama sebuah sekolah katolik yang menurut gw cukup bergengsi lengkap dengan lambang dan alamat sekolahnya! GILA!!

Penulis blog menyebut kalo aksi-aksi pembakaran dan penutupan gereja yang dilakukan oleh ormas-ormas agama tertentu (dalam kasus ini kebetulan Islam) sebagai dasar untuk melakukan balas dendam.

Padahal dalam Alkitab tertulis:
"Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Jelas-jelas tertulis di kitab Matius 5:39.

So, buat apa kita membalas orang yang berbuat jahat, Alkitab jelas-jelas memberitahukan kepada kita bahwa kita tidak boleh sekalipun membalas kejahatan dengan kejahatan. Karena jika kejahatan terus dibalas dengan kejahatan akan tercipta lingkaran setan yang takkan pernah bisa putus.

Gw jelas-jelas tidak setuju dengan sang penulis. Memang banyak gereja yang ditutup/dibakar dan orang-orang Kristen di Indonesia ini banyak menerima hinaan ato celaan dari masyarakat mayoritas. Gw juga sering mengalami hal tersebut di lingkungan masyarakat yang tidak seiman.

Sakit hati?

Jelas sekali gw sakit hati! Sebagai anak muda dengan emosi yang masih sangat labil gw juga pernah punya pikiran yang sama dengan sang penulis blogkampret tersebut. Tapi ada satu hal yang terus gw inget kalo gw denger olok-olokan orang tentang Tuhan Yesus dan itu selalu gw pegang:

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Matius 5:44, itu Firman Tuhan yang terus gw pegang dalam hal menghadapi orang-orang yang gak seiman sama gw. AND IT WORKS!! TRUST ME! hehehe

Dan menurut gw terdapat motif tersendiri buat sang penulis blog tersebut buat bikin blog tersebut, ini analisis gw sendiri:

1. Mungkin dia anak sekolah tersebut dan terkena masalah sehingga harus berurusan dengan kepala sekolah, dan kebetulan guru yang menyebabkan dia terkena masalah beragama lain. Sehingga muncul inisiatif jahat dari si penulis blog buat bikin blog tersebut dan menciptakan suatu sensasi seakan-akan sekolah tersebut dan kepala sekolahnya mendukung blog tersebut dan lembaganya.

2. Keisengan gila tingkat tinggi yang dilakukan oleh anak" kelas 3 yang merasa sudah lulus dari sekolah tersebut dengan memanfaatkan iso chaos dan pergesekan antar agama tersebut.

3. Emang beneran dendam sama agama ato lembaga tertentu, namun untuk menyembunyikan identitasnya dia membuat tameng berupa nama sekolahnya.

Hmm...

Padahal efek buruknya udah bisa dibaca dari komen-komen yang muncul di blognya (liat aja ndiri!). Ada orang yang justru menghina balik agama yang dianggap dianut oleh sang penulis, bahkan menyertakan alamat dan ajakan buat berantem. hehehe....

Childish? menurut gw norak! Tapi itulah Indonesia, negeri maha berkembang yang gak pernah maju...

Mungkin gw mengharapkan kedewasaan orang-orang Indonesia dalam menggunakan media internet. Pakai secara bijak! Jangan dipake buat yang nggak"!

GBU!