Sunday, 21 August 2016

I Choose to be Sad

I love sad. Sadness makes you feel more than anything - Jeff Ament- (Pearl Jam)

Sadness is a very interesting idea, this idea of sadness being some kind of default setting that artists will go into. And then I started thinking about this idea of sadness and happiness, and the idea that sadness is very loud, and happiness is quiet. -Glen Hansard- (The Frames,Solo)

I find sadness and strife to be so much more interesting with an upbeat melody. -Zooey Deschanel- (She & Him, Solo)

Sedih. Kemungkinan adalah sesuatu yang teramat dihindari oleh kebanyakan orang. Sangat-sangat dihindari sampai-sampai kalau bisa tidak perlu merasakannya.

Tapi gue menemukan sesuatu yang cukup aneh untuk dilakukan. Kesedihan itu menarik. Suatu perasaan yang menyeimbangkan kehidupan. Coba bayangkan jika di dunia ini tidak ada kesedihan. God, it might be as boring as a plain cracker. 

Untuk mencapai kebahagiaan yang nyaris sempurna terkadang kita harus mengalami kesedihan dalam batas yang nyaris ekstrim. Wah bagaimana tuh maksudnya? Logikanya kya orang lapar, kalo orang kelaparan dikasih makan sederhana aja udah bener-bener senang. Nah, sama kaya gitulah kira-kira.

Intinya jangan sampe terlalu berlarut-larut. Kesedihan yang gue maksud di sini hanya sebagai sumber alternatif untuk membuat karya seni. Sedih boleh koq, berlarut-larut juga sebenarnya hak orang sih. Cuman kalo gue menemukan "fungsi" lain kesedihan sebagai bahan gue menciptakan banyak karya terutama di musik. Bukan jadi "emo thing" tapi lebih ke arah sedih sebagai lelucon. Life is just a joke.

Lagipula hidup gue lebih dekat dengan kesedihan. Kapan terakhir kali gue senyum? Is it wicked when you smile even though you feel like crying?

Iya yah, baru nyadar.

Marilah kita bersedih bersama-sama. Sedihlah. Lalu kemudian tertawa-tawa bukan dalam pengaruh "substansi" tetapi karena kita sadar kalau semua hanya lelucon yang luar biasa lucu. Happy sad. 

"It's really easy to slide into a depression fueled by the pointlessness of existence." -Robert Smith- (The Cure)



Related Articles

2 komentar:

Rose said...

Pertamax..
Yup melow-melow dikit biar dapat seninya.

Samuel said...

@Rose
wah ada yang pertamax
iyeap bersedih-sedih dahulu bersenang-senang gak kesampean hehehe