Showing posts with label Nirvana. Show all posts
Showing posts with label Nirvana. Show all posts
, ,

Kisah Nyamuk,Nirvana, dan Mie Ayam Metal

February 18, 2011 Samuel Yudhistira
Sebuah kisah yang sangat mengagumkan, yang terjadi bener-bener nyata dan ajaib!

Eniwei...

Hari ini nyelesein rekaman sesi ke-4, yaitu lagu yang judulnya 1966. Lancar-lancar aja koq, malah bisa dibilang cepet banget. Gak ada kendala sama sekali pas balik juga gak macet.

Sebelumnya malah gw nemu kejadian yang jauh lebih gila dibanding itu semua...

Gw dan beberapa temen gw tadi makan mie ayam di depan kampus, kebetulan gw juga baru pertama kali ke sono dan gw gak makan (Udah kenyang!!). Pas lagi mesen dan mie-nya lagi dibikin, temen gw nanya harga kerupuk ke abangnya, "Bang, berapaan ni kerupuk??"

Dan abangnya menjawab, "One thousand, dek!"

Buseett, gaya beut ni orang, ngomongnya Inggris! Berasa makan mie ayam di Abbey Road deh gw, hehehe....

Tapi itu gak seberapa, pas temen-temen gw lagi makan, nah entu abang mie ayam nyetel lagu lewat handphone-nya pake loudspeaker, dalam hati gw mungkin lagu yang bakal diputer gak jauh dari Armada,Kangen Band,ato ST12-lah!

But... Tiba-tiba gw mendengar sesuatu yang sangat familiar di kuping gw, kyanya intro lagunya bener-bener sering gw denger.
Dan ternyata doi nyetel lagunya HELLOWEEN!!! Band Power Metal asal Jerman.

Gileee, padahal muka-mukanya kagak ada metal-metalnya!! buseeet, gaul pisan ni orang dah...

Kembali emang bener kata-kata orang bijak, "Don't judge the book by it's cover,"

Terbukti, bung!!

Well, tadi pulang dari recording, gw langsung ke kamar, yahh seperti biasa rehat bentar sambil nyanyi-nyanyi lagu Nirvana sama The Vaselines.

Gw mulai dengan laguya The Vaselines yang "Son of A Gun" trus "Molly's Lips" trus gw nyanyiin lagunya David Bowie yang "The Man Who Sold The World" juga dan bencana terjadi ketika mengumandangkan sebuah lagu dari band pengusung aliran Grunge bernama Nirvana.

Gw nyanyiin lagunya Nirvana yang judulnya "About A Girl" sambil rada niru-niru Kurt Cobain, sambil suara diberat-beratin. Eeehhh, pas lagi asik-asik nyanyi dan mulut gw kebetulan lagi terbuka lebar tiba-tiba... Ada nyamuk masuk mulut gw!!

Kamfreeettt!! Walhasil, jadinya keselek dah gw, sampe batuk-batuk!

Sialan.... apa mungkin karena suara gw terlalu bagus jadinya sampe menarik perhatian nyamuk untuk masuk ke dalam mulut gw yang indah...

Heeehhh..... bikin pusing ajeee =___=
, , , , , ,

Matter of Life and Death

January 12, 2010 Samuel Yudhistira
Wow! Kalo elo ngejalanin hidup dengan tenang tanpa beban, elo gak bakal pernah sadar elo sekarang di mana dan akan berada di mana...

Kadang gw pengen banget ngulang waktu yang pernah gw laluin walau cuman beberapa menit ajah, tapi waktu gak bisa diputar dan sifatnya kekal, penyesalan gak pernah dateng duluan, karena itu manfaatkan waktu sebaik mungkin. Udah banyak banget orang yang ngomong kya begitu, jadi agak" pasaran sihh!

Walau begitu gw juga pernah denger ada filsuf Yunani yang ngomong begini:

Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan
Yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan
yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang
begitu.Berbahagialah mereka yang mati muda


Apa artinya? Apakah artinya?

Gw menangkap tujuan si penulis itu adalah menunjukkan kita harus benar" memanfaatkan waktu selagi kita hidup dan mencapai tujuan kita secepat yang kita bisa. Walaupun emang maksud sebenarnya adalah lebih baik mati atau tidak dilahirkan daripada hidup dan melihat dunia yang fana dan palsu ini lebih lama daripada orang lain.

Kalo emang tujuan hidup elo udah dicapai dan elo ngerasa sudah saatnya elo cabut dari dunia ini mending elo ngikutin kata" Kurt Cobain (vokalis Nirvana): "There's beauty in people fucked up their live!" hehehehe....
Mending lo bunuh diri! Daripada elo bingung mo ngapain lagi di dunia. (ada benernya juga filosofi gila kya gini!)

Tapi mending jangan! Hidup elo terlalu panjang untuk dibayangkan dan terlalu simpel untuk dikerjakan dan dinikmati.

Filosofi kedua tentang tujuan hidup orang" yang ngerasa hidup di dunia itu gak penting adalah kata" dari Sid Vicious (bassist Sex Pistols), dia pernah bilang: "Aku gak akan pernah hidup sampai umur 30 atau sampai tua. Aku gak pernah punya bayangan untuk jadi tua. Mungkin aku akan mati muda, itu tidak apa-apa yang penting aku sudah menjalani hidup ini dengan cara yang aku suka!!"

Itulah hidup, jalan yang terjal, jalan yang lurus dan rata, jalan yang berlubang dan bergelombang. Jadi, selama waktu lo masih ada dan elo masih bernapas, jalani hidup sesuai impian elo!
, , , ,

David Bowie - The Man Who Sold The World

January 09, 2010 Samuel Yudhistira
We passed upon the stair, we spoke of was and when
Although I wasn't there, he said I was his friend
Which came as some surprise I spoke into his eyes
I thought you died alone, a long long time ago

Oh no, not me
I never lost control
You're face to face
With The Man Who Sold The World

I laughed and shook his hand, and made my way back home
I searched for form and land, for years and years I roamed

I gazed a gazely stare at all the millions here
We must have died alone, a long long time ago

Who knows? not me
We never lost control
You're face to face
With the Man who Sold the World

note: lagu ini pernah dibawain ama Nirvana waktu MTV Unplugged
, , , , , , , , , , , , ,

Grunge, Seattle Sound, dan apa hubungannya ama gw??

September 17, 2009 Samuel Yudhistira
Grunge!

Lahir di Seattle tahun 1980-an
Wafat: Belom kayaknya!

Grunge sebenarnya adalah istilah slang di Amerika tahun 1965, grungy yang diartiin dengan "dirty" and "filthy". Dan istilah grunge dalam dunia musik pertama kali dipake sama band dari Seattle, Green River.

Dalam dunia musik istilah grunge diartikan sebagai subgenre dari alternative rock yang muncul di Amerika Serikat pada pertengahan 1980-an khususnya di negara bagian Washington. Terinspirasi oleh hardcore punk, heavy metal dan indie rock, grunge secara umum ditandai oleh distorsi berat gitar listrik, dinamika lagu kontras, dan apatis atau lirik penuh kecemasan.Estetika grunge adalah dilucuti-turun dibandingkan dengan bentuk-bentuk lain dari musik rock, dan banyak musisi grunge yang terkenal karena penampilan mereka yang tak terpelihara dan penolakan terhadap sandiwara.

Grunge meraih sukses di dunia musik secara komersial pada tahun 1990-an awal pada saat kemunculan Nirvana dan Pearl Jam. Keberhasilan mereka membuat musik alternative rock/grunge menjadi populer pada masa itu.

Musik Grunge banyak mengambil tema lirik mengenai alienasi sosial,apatis,dan keinginan untuk kebebasan. Banyak band" Grunge yang mempunyai tema untuk menggambarkan keinginan mereka untuk dapat bebas dari dunia yang digambarkan dengan kata-kata yang terkesan sulit untuk dimengerti.Banyak musisi Grunge yang menggambarkan kekecewaan umum dalam keadaan masyarakat, serta prasangka sosial. Namun tidak semua lirik musik Grunge berisikan lirik" mengenai keresahan sosial masyarakat, ada beberapa lirik musik grunge yang berisi mengenai humor.

Dan musik Grunge mencapai puncak kejayaan di saat Nirvana, sebuah band asal Aberdeen, Washington menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman Geffen Records dan meluncurkan sebuah album legendaris, "Nevermind" pada bulan September 1991. Dan single mereka "Smells Like Teen Spirits menandai awal kejayaan musik Grunge. Lagu ini terus mendapat airplay di radio dan video klipnya terus diputar di MTV. Dan album "Nevermind" terjual hingga 400.000 kopi pada Natal tahun 1991.

Keberhasilan album "Nevermind" mengejutkan dunia musik dan membuat mode baru dalam dunia musik yang disbut dengan: GRUNGE. Pada masa itu dunia musik rock didominasi oleh band-band Glam-rock yang saat itu sedang digandrungi oleh anak" muda. Dan kemunculan Nirvana secara kontras mengubah segalanya. Ditambah lagi dengan kemunculan band" grunge lainnya seperti Soundgarden,Pearl Jam, dan Alice in Chains yang secara bersamaan mengeluarkan album mereka.

Popularitas Grunge menimbulkan dampak terhadap scene musik yang ada di Seattle yang dianggap sebagai budaya setempat. Bahkan Seattle sempat dijuluki sebagai "The New Liverpool". Namun pada tahun 1993 muncul gerakan penolakan terhadap Grunge di Seattle karena menganggap bahwa Grunge penuh dengan kebohongan dan merupakan sebuah hal yang konyol.

Namun pada tahun 1993 Nirvana meluncurkan album "In Utero" yang langsung menduduki pucak tangga lagu Billboard dan penjualan album yang meningkat terus, di lain pihak Pearl Jam terus tampil baik secara komersial pada album mereka," Vs." di tahun 1993 sehingga nampaknya Grunge tetap disukai oleh kalangan anak muda dan tetap berada di pucak tangga lagu.

Style yang digandrungi oleh anak" muda pada era kejayaan Grunge amat berbanding terbalik dengan style yang ada pada masa sebelumnya di mana style/gaya yang diutamakan selalu menitikberatkan pada gaya yang "glam" atau mencolok sehingga pada masa Grunge terjadi semacam "penghematan" pada gaya. Unsur paling penting pada mode fashion Grunge adalah: kemeja flannel dan penampilan serba kusut. Banyak musisi Grunge yang mengklaim bahwa mode pakaian yang mereka bawa ini mudah,murah,tahan lama, dan abadi. Bahkan Kurt Cobain (vokalis/gitaris Nirvana) terkenal dengan kebiasaan jarang mandi dan keramas. Ia bahkan dianggap terlalu malas untuk menggunakan shampoo pada rambutnya. Dan anehnya banyak fans dari Nirvana yang mengikuti gaya hidup sang idola mereka tersebut.

Musisi Grunge banyak dianggap merusak generasi penuh skill pada era 80-an. Pada musik Grunge solo-solo gitar bahkan hampir tidak ada. Dan hal ini kurang disukai oleh para musisi Rock/Metal dari era shredder 80-an. Bahkan Kurt Cobain dianggap sebagai orang yang merusak solo gitar di akhir tahun 80-an. Hal ini diperparah dengan hijrahnya minat anak muda pada masa itu yang lebih menyukai Grunge yang simple dan dinamis dibanding musik Metal yang berat dan penuh dengan skill dari para pemainnya. Selain itu semangat Grunge yang terkesan muda lebih dilirik dan perusahaan rekaman juga lebih memilih Grunge yang jauh lebih menguntungkan secara komersil. Sehingga hal ini menimbulkan hijrah para headbangers Metal ke Grunge. Dan selain itu pada masa yang bersamaan sub-genre Britpop sedang berkembang di Inggris Raya, dan para musisi Britpop kurang menyukai perkembangan Grunge di Inggris yang dianggap merusak budaya musik Inggris. Damon Albarn, personil band Blur menganggap bahwa band mereka adalah band anti-Grunge. Noel Gallagher, gitaris band OASIS secara terang-terangan membenci Grunge dan menyatakan hal tersebut pada lagu OASIS yang berjudul "Live Forever" yang ditulis pada era kejayaan Grunge dan dimaksudkan untuk melawan lagu Nirvana yang berjudul "I Hate Myself and I Wanna Die".


Kemunduran musik Grunge terjadi pada paruh kedua tahun 1990-an di mana muncul genre post-Grunge yang jelas" tidak berakar dari musik Grunge namun secara komersial lebih "menjual" sehingga membuat para musisi Grunge tersingkir. Dan bangkitnya Britpop di Inggris menimbulkan para penggemar Grunge di Inggris beralih ke musik Britpop. Hal ini diperparah dengan keadaan para musisi Grunge yang mengalami depresi akibat kesuksesan. Banyak musisi Grunge yang tidak menyukai kesuksesan yang mereka telah raih. Mereka merasa disiksa akibat kesuksesan itu sendiri, dan hal tersebut membuat mereka frustasi dan menggunakan obat terlarang. Kurt Cobain bahkan mengalami overdosis akibat kecanduan heroin, dan hal tersebut membuat kekacauan pada jiwanya. Puncaknya terjadi pada tanggal 8 April 1994, Kurt Cobain ditemukan tewas di Seattle akibat bunuh diri dengan menembakkan pistol ke kepalanya sendiri, dan hal tersebut praktis membuat Nirvana bubar. Pearl Jam mulai terasing akibat boikot yang mereka lakukan terhadap konser-konser mereka akibat praktik bisnis yang tidak adil. Alice in Chains melakukan konser terakhir mereka tahun 1996, dan pada tahun 2002 vokalis mereka Layne Stanley meninggal akibat overdosis heroin. Pada tahun yang sama Soundgarden merilis album mereka dan setahun kemudian Soundgarden dinyatakan bubar.

Akhir yang cukup tragis dari sebuah kejayaan yang pernah ada. Era Grunge mungkin sudah lewat selama satu dekade atau lebih namun pengaruhnya sampai sekarang masih terdengar dengan adanya band-band yang terinspirasi oleh musisi Grunge pada era dulu. Namun walaupun era Grunge sudah lewat beberapa band Grunge masa lalu tetap melakukan kegiatan untuk tetap eksis yang menunjukkan keberadaan mereka. Nirvana tetap memperoleh keuntungan walaupun berstatus band yang sudah wafat berkat kompilasi lagu terbaik mereka yang rilis tahun 2002 dan pada tahun 2009, Alice in Chains, setelah tidak adanya lebih dari satu dekade, kembali ke permukaan dengan vokalis baru, William DuVall.

Apakah ini pertanda bahwa musik Grunge sudah bangkit?

Di Indonesia sendiri band yang secara murni mengambil grunge sebagai genre mereka mulai bermunculan, Navicula dan Alien Sick adalah contoh kecil dari banyaknya band Grunge di Indonesia.

Jangan buang flannel kalian! mungkin saatnya Grunge untuk bangkit!!