Monday, 13 June 2011

Movie Review: Cadillac Records



Satu lagi film bagus yang sangat telat gw dapatkan, fim tahun 2008 yang bersetting di kota Chicago tahun 1940-an dan 50-an ini bercerita tentang perjalanan salah satu label rekaman yang sudah sangat berjasa dalam perjalanan musik Rock 'n Roll, Chess Records.


Kisah ini diawali dengan Leonard Chess (diperankan sama Adrien Brody, yang main "The Pianist) yang berteman dengan seorang gitaris blues bernama Muddy Waters (he is a LEGEND!!) dan membangun perusahaan rekaman yang diberi nama Chess Records.

Setelah Muddy sukses dengan lagu-lagunya, Chess juga mencari artis lainnya untuk dapat rekaman di studio-nya dan mencetak hits. Lalu mendapati seorang pemain bass dan pencipta lagu ternama, Willie Dixon, seorang pemain harmonika Little Walter, penyanyi blues yang nantinya akan legendaris Howlin Wolf, dan penyanyi blues wanita bernama Etta James.

Dan pada akhirnya Chess menaungi seorang bintang Rock 'n Roll besar yang nantinya akan merubah dunia.... Chuck Berry.


Kesuksesan Len Chess dalam meramu bintang-bintang rock/blues yang berkulit hitam dan kegigihannya menembus batas rasisme yang masih marak di Amerika pada era tersebut membuatnya kaya raya begitu pula dengan artisnya yang masing-masing mendapat mobil Cadillac model terbaru setiap kali single mereka laku di pasaran. Oleh karena itu label rekaman milik Leonard Chess dijuluki sebagai "Cadillac Record".

Ceritanya lumayan seru sih, buat yang suka sama musik rock/blues/metal harus tau sejarah perjuangan para musisi rock 'n roll kulit hitam dalam menembus batas rasisme di masanya, juga kehidupan Muddy Waters, seorang yang sudah menjadi inspirasi bagi banyak musisi rock di era ke depannya, yang paling terkenal adalah The Rolling Stones, yang bahkan mengambil nama band mereka dari salah satu judul lagu Muddy Waters "Like a Rollin' Stones".

Pokoknya ni film lumayan dah buat ngisi waktu senggang! :D


BTW semua orang yang mengawali kariernya di Chess Records berhasil masuk ke "Rock 'n Roll Hall of Fame" lho, itu kya semacam perhargaan untuk mereka yang berjasa bagi musik rock/metal.

Related Articles

7 komentar:

NuellubiS said...

kayaknya kalo musisi demennya sama film2 yang berbau sama musik juga yaaah? hehehe

kidding... :p

samuel said...

@nuel: Mungkin juga sih, tapi banyak juga koq film-film yang gw demen gak bertemakan musik :D

ntar gw review deh...

joe said...

wah gak ada link downloadnya ya

samuel said...

wah iya gw gak naro link download soalnya nonton-nya di DVD, hehehe

Gaphe said...

selain pinter musik, film yang kamu tonton juga nggak jauh-jauh genrenya dari musik ya Sam!!. alut, konsisten.

saya sih blom pernah nonton, tapi biasanya kalo film musikal saya seneng asal bukan yang isinya berat-berat gitu.

Inez said...

Aaargh.. jadi pengen nonton! (tp apa daya, tangan tak sampai.. *hah?*)

Kali2 ngereview yg jelek2 aja napa, Sam..? :'(

Ah, udh ngaco.. Yah, keep sharing ye! Gw suka ketinggalan soal film. XP Jadi review lu meningkatkan pengetahuan sosial gw.. ;)

samuel said...

@Gaphe: wah tengkyu mas Gaphe sebenernya cuman penasaran sih, tapi bagus koq film ini gak terlalu berat juga.

@inez: cari aja film-nya gw aja beli di Bandung ini. hehehe
wah kalo mo review yang jelek itu mah paling review muka gw :D

Woohh gw selain music freak, movie freak juga :D