Thursday, 8 December 2016

Belle and Sebastian - Tigermilk (1996)





Album debut dari salah satu band favorit gue: Belle and Sebastian. Direkam cepat dan efisien di Glasgow tahun 1996, album ini menjadi tonggak awal sensasi indie-pop ala mereka. Tidak terasa sudah 20 tahun yang lalu yah. Dan sampai sekarang gue masih mendengarkan album ini. Fyuuh, twenty years and still kicking my ears.


Cover albumnya jujur agak sedikit nyeleneh dengan menampilkan model yang topless dan berpose seperti sedang menyusui boneka anak harimau (atawa macan). Album ini termasuk langka karena hanya dicetak seribu kopi aja dan baru dirilis kembali tahun 1999. Okeh, yang gue punya itu CD yang rilisan ulang tahun '99.

Banyak yang punya komentar macam-macam tentang album ini, banyak yang bilang album ini diawali dan diakhiri dengan track-track yang canggih tapi in between banyak lagu-lagu shitty sangat.

Ya kalo jujur sih gue agak terganggu dengan track "Electronic Renaissance" entah kenapa. Untuk tema masih seputar apa yang bisa dilihat dan dirasakan sama orang-orang "biasa" pada umumnya. Ini yang jadi kekuatan Stuart Murdoch sebagai frontman dan penulis sebagian besar lagu di band ini. Dia membuat hal-hal yang umum menjadi sesuatu yang exclusive.

Tigermilk itu berasa kaya ajang pemanasan sebelum memasuki album mereka berikutnya yang sangat-sangat canggih "If You're Feeling Sinister" dirilis dua tahun setelah album ini.

The State I Am In

Salah satu lagu terbaik yang ada di album ini dan juga menjadi salah satu karya terbaik Belle and Sebastian. Liriknya kuat,musiknya benar-benar menggambarkan fondasi musik dari Belle and Sebastian. 

I gave myself to sin
And I've been been there and back again
I gave myself to providence
The State That I Am In
Expectations

Lagu favorit gue di album ini. It's like a conversation. Musiknya sungguh menyenangkan dengan tambahan suara trumpet menambah kesan menyenangkan walau liriknya justru menggambarkan situasi sebaliknya. 

And the head said that you were always were a
queer one from the start
For careers you say you want to be remembered 
for your art
Your obsessions get you known throughout the school
for being strange
Making lifesize models of the Velvet Underground in clay

She's Losing It

Lagu ini bercerita tentang Lisa yang mengalami semacam abuse dalam kehidupannya. Lagu ini bercerita tentang keseharian Lisa setelah kejadian buruknya itu. Bagaimana dia memandang berbagai hal dengan penuh rasa skeptis sampai dia bertemu dengan Chelsea, seoarang gadis yang mengalami hal serupa. Mereka merasa senasib dan mulai menjalin hubungan tidak biasa antara perempuan dan perempuan.

You're Just A Baby

Lagu tipikal indie rock 90-an. Jika dibandingkan dengan album-album Belle and Sebastian yang nantinya akan datang memang bisa dibilang lagu-lagu di album ini terkesan lebih "ringan" dan tidak memiliki kesan "dark" nantinya akan muncul di album-album mereka selanjutnya. I don't really dig this song tapi nada dan riff gitar di awalnya lumayan mengena di telinga.

Electronic Renaissance

Di awal gue bilang kalo gue sangat annoyed dengan lagu yang satu ini. Aneh aja tiba-tiba mendengar nada elektronik di tengah jangle-jangle ala indie pop. I must say that I don't really like this song.

I Could Be Dreaming

Riff dengan efek-efek delay/tremolo mengawali lagu berdurasi hampir 6 menit ini. Jujur aja lagu ini rada ngebosenin. But still, I like it. Lagu ini kaya lamunan seseorang di mana orang itu saban hari mengalami hal yang begitu-begitu aja. 

If you had such a dream
Would you get up dan do the things
you've been dreaming

We Rule The School

Nah, kembali lagi Stuart Murdoch menulis lagu dari sudut pandang orang yang terpinggirkan dan termarjinalkan di lingkungan sekolah. I love it. Menurut gue lagu ini kaya semacam ajakan untuk berbuat sesuatu hebat tanpa harus berpikir menjadi seorang yang "hebat" dan dipandang di lingkungan.

Call me a prophet if you like
It's no secret
You know the world is made for men....
Not us

My Wandering Days Are Over

Ahh I love this song! Gue mendengarkan lagu ini terus-menerus waktu jaman depresi berat gue. And yeah it made me feel better that day. Lagu tentang seseorang yang bertemu dengan orang yang akhirnya menjadi sahabat atas dasar persamaan visi dan nasib. And yeah, this was my song. :D


I said "My one man band is over"
I hit the drum for the final time and I walked away
I saw you in Japanese restaurant
You were doing it for businessmen on the piano, Belle
You said it was a living hell
You said that it was hell

I Don't Love Anyone

Kembali ke jalur yang menurut gue sangat mereka. Lagu ini tentang seseorang yang benar-benar skeptis dengan semua hal dan selalu merasa dia gak pernah suka dengan apapun yang ada di dunia. Memilih untuk sendirian ketika semua orang sedang bersama-sama. Yeah, lagu ini tentang kesendirian memang.

But if there's one thing that I learned when I 
was a child
It's to take hiding
Yeah, if there's one that I learned when I 
was still at school
It's to be alone

Mary Jo

Lagu penutup yang powerful kalo menurut gue. This song is typically theirs.Dibuat mengalir seperti sebuah cerita yang dinyanyikan. Gue suka gaya musik mereka yang seperti ini. Ahh, I love this song. Sebuah lagu yang sempurna menutup album yang menjadi awal dari ledakan mereka.

Mary Jo, no one can guess
What you've been through
Now you've got love to burn


Album ini memang dianggap tidak sekuat album-album mereka yang lain. But still it is worth to hear. Dan jelas Belle and Sebastian memulai langkah mereka dari album ini. I love this album, it's still a great album.

Life is never dull in your dreams
A sorry tale of action and the men you left Women,
and the men you
left for intrigue,
and the men you left for dead.

picture source: https://en.wikipedia.org/wiki/Tigermilk

Related Articles

0 komentar: